Senin, 12 November 2018

Tips Travel Ke Luar Negeri

Hari gini, travelling ke luar negeri telah sangat mudah! Dengan dukungan internet serta kecepatan penyampaian informasi, siapa pun dapat mengadakan perjalanan ke luar negeri tanpa tur alias istilah lainnya backpacker. Dari tiket pesawat, sampai akomodasi di sana kami sendiri yang handle semuanya.

Tips Travel Ke Luar Negeri

Di sini aku bakal share pengalaman serta kumpulan dari rangkuman trik-trik apa yang butuh dipersiapkan sebelum meperbuat travelling ke luar negeri!

1) Tabungan
Poin penting ini! Jangan meperbuat travelling/liburan ke luar negeri dengan sertaa mutlak untuk kebutuhan nasib. Gunakan sertaa travelling dari sertaa sisa seusai ditidak lebihi kebutuhan nasib alias sertaa tabungan. Jangan berutang melebihi performamu hanya untuk mewujudkan keinginan untuk travelling/liburan ke luar negeri!
Tabungan alias sertaa sisa juga masih diperlukan ketika kami sedang berlibur di luar negeri. Kadang pasti kami kalap belanja alias ada pengeluaran yang tak direncakan, serta uang saku tak cukup, nah, kalian dapat tarik uang tabunganmu di ATM negara itu yang langsung terkonversi dengan kurensi tersebut. Tapi pastinya bakal ada tambahan anggaran serta perbedaan rate.

2) Beli tiket promo
Hal yang paling tak jarang ditanyakan alias ditakuti oleh orang yang belum sempat keluarga negeri merupakan harga tiket pesawat. Ada trik untuk memperoleh harga terjangkau tiket pesawat :
- Rajin pantau maskapai favoritmu untuk mengenal promo yang berjalan.
- Beli jauh-jauh hari. Biasanya untuk mendapat harga terjangkau tiket pesawat dibeli jauh-jauh hari saat promo tersebut berjalan, misal beli februari 2016, kalian berangkatnya kurang lebih tahun 2017. Tapi ada juga promo yang dekat tanggal keberangkatan untuk memenuhi kursi kosong.
- Pilih tanggal liburan/travelling pada tanggal yang tak high season, baik dari sini (Indonesia) alias di sana (tempat tujuan). Kecuali kalian terbukti menargetkan ingin liburan pada high season, pastikan sesuai budgetmu.

3) Buat passport
Buat passport mudah saja kok. Kalian lumayan mempersiapkan syaratnya, datang ke kantor imigrasi di kotamu (tidak wajib sesuai domisili KTP) , ikuti bagianannya sampai wawancara serta membayar biayanya serta tunggu info passport jadi. Anggaran pembuatan passport terjangkau, ada yang dibawah 200ribu ada yang 300ribu ke atas. Bedanya di jumlah halaman.
Lama pembuatan passpor ini termasuk cepat, hanya kurang lebih 3-4 hari. Sedang untuk e-passpor, butuh waktu 2 minggu hari kerja (tapi feelingku sih jadinya cepet juga cuma tak lebih tahu kenapa wajib diambil 2 minggu hari kerja).

4) Pesan penginapan
Seusai tiket pesawat serta passport di tangan, selanjutnya tentukan tempat penginapan selagi di tempat tujuan. Untuk waktu pembeliannya tak wajib langsung seusai mendapat tiket. Dapat disesuaikan kebutuhanmu, tapi yang jelas yang terlalu dekat dengan tanggal keberangkatan. Untuk non high season belilah kurang lebih 2-3 bulan sebelumnya. Kalau pas high season belilah 1 tahun sebelumnya.
Kalau aku biasanya pesen di traveloka.com untuk tempat tujuan di ASEAN, khususnya Singapura. Serta Airbnb untuk tempat tujuan negara matahari terbit : Jepang, Korea.

Apabila kalian memiliki saudara alias kenalan, malah lebih keren.. tak butuh ribet untuk persoalan penginapan ini :)

5) Pesan tiket pendukung
- Pesan tiket wahana
Hal ini aku terapkan ketika travelling ke Singapura, yang mana tempat yang dituju itu tak sedikit wahana alias butuh tiket masuk. Serta nyatanya, tiket wahana tersebut dapat dibeli online, bahkan lebih terjangkau dibanding beli di loket. Kalau tempat wisatamu, wisata alam, berarti tak butuh beli online.

- Pesan tiket transportasi
Kalau yang ini aku terapkan untuk traveling di Jepang. Dikarenakan kelak selagi di Jepang kami bakal mengunjungi tiga kota : Tokyo, Kyoto, Osaka. Serta perpindahan antar kota ini pastinya butuh tiket transportasi, apakah bis alias kereta. Di Jepang sendiri, ada pass untuk transportasi. Pass ini maksudnya semacam voucher yang dapat kami pakai di transportasi yang ditentukan untuk penggunaan unlimited. Dengan Pass ini, kami pasti dapat menghemat pengeluaran di bidang transportasi. Pembelian Pass ini ada yang wajib dibeli di Jepang serta ada yang dapat dibeli di Indonesia.

6) Mengurus VISA
Kalau negara tujuanmu negara ASEAN : Singapura, Malaysia, Thailand, dll, kalian tak butuh ribet soal VISA. Indonesia ke negara ASEAN itu leluasa VISA. Jepang sendiri memberperbuat Leluasa Visa untuk pemegang e-passport.

Tetapi apabila kalian bakal bepergian ke negara tidak hanya ASEAN, misal ASIA alias EROPA, kalian butuh mengurus VISA 1 bulan sebelum keberangkatan. Pengurusan VISA di Kedubes negara masing-masing di Indonesia. Serta pengurusan VISA ini nantinya dikenai biaya/charge yang tak sama-beda, tergantung negara tujuanmu. Serta apabila VISAmu ditolak, uang ini tak bakal kembali.

Sedang kalau untuk transit, kami tak butuh mengurus VISA, selagi tak keluar dari imigrasi. Biasanya ini kalau tiket kami connecting flight. Seusai tiba, kami langsung menuju ke bagian Internasional Transfer, tak butuh keluar ke imigrasi.

Oh ya, ketika pesawat hampir mendarat, kami bakal diberbagi form yang berisi tanggal liburan kami serta tempat menginap ketika di negara tersebut. Ini untuk catatan di Imigrasi. Form ini diserahkan ketika kami bakal keluar dari imigrasi.


7) Cari tahu mengenai pakaian, makanan, dll
Pastikan kalian tahu cuaca alias musim apa yang sedang berjalan di tempat tujuan saat waktu liburanmu. Gak enak banget kalian bawa baju yang tipis serta nyatanya di sana lagi musim dingin. Brrr.. yang ada malah gak dapat menikmati liburan. Kalian dapat pantau suhu alias temperatur yang ada dari beberapa software yang terdapat di google alias bertanya ke kenalanmu di sana.
Persiapkan juga makanan cadangan apabila kalian nantinya di sana tak selera dengan kuliner tempat tujuan. Makanan cadangan semacam indomie, abon, snack2, dll

8) Tukarkan uang ke kurensi negara tujuan
Hal ini dapat kalian perbuat mendekati hari keberangakatan, alias juga jauh-jauh hari. Tergantung pada keinginanmu saja. Kalian dapat meperbuat penukaran uang di tempat tinggalmu alias kota keberangkatan. Pastikan cari rate yang terjangkau!
Pada beberapa negara, kami dapat mendapat kurs yang lebih terjangkau ketika meperbuat konversi/exchange valuta di negara tempat tujuan. Tapi pastinya ada anggaran tambahannya.

9) Persiapan alat pendukung
Bawa universal adapator! Tiap negara memiliki colokan listrik yang tak sama. Daripada menghapalin serta mencari adaptor yang tepat satu-satu, beli saja yang universal adapator. Bawa pula colokan yang tak sedikit untuk charging baterai : ponsel/kamera/handycam untuk merekam perjalananmu.
Termasuk juga modem alias kartu internet selagi di sana. Kalian dapat meperbuat pembelian kartu internet (SIM) di tempat tujuan alias pesan mobile wifi dengan tempat pengambilan serta pengembalian di negara tujuan.
Pilihan lain, kalian juga dapat bawa mobile wifi dari Indonesia yang support internet di negara tujuan. Salah satunya dapat pesan di wi2fly. Harganya akrab serta jangkauannya luas. Mobile wifi sangat tepat untuk traveling dalam grup yang jarang terpisah.

10) Packing!
Seusai semua barang, pakaian, alat-alat telah siap, saatnya packing! Packing ini juga mempengaruhi keberhasilan travellingmu. Ingat, pada maskapai, ada batas maksimal berat bagasi. Pastikan bawaanmu tak melebihi itu. Tetapi kalau kalian juga beli bagasi (tidak hanya yang kabin) bawa yang lebih tak sedikit tak persoalan. Apabila kalian tak membeli bagasi, kalian butuh memperhitungkan berat bawaan serta volume supaya tak melebihi yang ditentukan maskapaimu. Gak lucu dong, bawanmu dibongkar di bandara sebab melebihi kapasitas yang ditentukan.
Ada maskapai yang sangat strict, misal kabin berat max 7kg, bawaan kami bakal ditimbang untuk dicek apa lebih 7kg alias tidak, tapi ada juga maskapai yang longgar, barang bawaan kami tak ditimbang.

0 komentar:

Posting Komentar