Senin, 03 Februari 2020

Kisah Sukses Daniel Mananta, Pendiri DAMN I Love Indonesia!


Kisah Sukses Daniel Mananta, Pendiri DAMN I Love Indonesia! Daniel Mananta adalah seorang selebriti yang bekerja sebagai pembawa acara. Daniel memulai karirnya sebagai VJ MTV pada tahun 2003 dan telah berhasil menjadi tuan rumah Indonesian Idol dari 2006 hingga 2014 menerima Irgi Ahmad Fahrezi.

Kisah Sukses Daniel Mananta, Pendiri DAMN I Love Indonesia!

Saat ini, nama pria yang lahir di Jakarta pada tahun 1981 ini membuatnya masuk dalam jajaran presenter papan atas di Indonesia. Bahkan pada 2013, Daniel berhasil memenangkan penghargaan sebagai versi Best Talent Show Presenter dari Panasonic Gobel Award. Selain berhasil mengarahkan karirnya sebagai tuan rumah yang multi talenta.

Daniel juga menjadi wirausahawan muda yang berhasil membangun merek yang unik dan asli. Pria ini adalah pemilik dan pemilik merek DAMN! terkenal dengan slogannya, "Damn I Love Indonesia." Produk DAMN dari Daniel Mananta adalah perusahaan kaos, jaket dan pakaian pemuda dengan tagline uniknya "Damn! I love Indonesia."

Makna Di Balik Merek DAMN I Love Indonesia

Nama DAMN sendiri adalah singkatan dari singkatan pendirinya, Daniel Mananta. Karena Daniel sangat menyukai Indonesia dengan budaya dan etnisnya, Daniel menambahkan "I Love Indonesia" ke produk kaos.

Tagline dan merek tidak hanya unik tetapi juga memiliki makna dan filosofi yang mendalam. Daniel Mananta memiliki aspirasi bagi pemuda Indonesia untuk dapat menerima dan bangga dengan budaya negara mereka sendiri. Daniel juga ingin konsumen asing menyukai budaya Indonesia.

Kisah Kelahiran DAMN I Love Indonesia

Sebelum DAMN didirikan, Daniel Mananta dikenal memiliki bakat bisnis dari orang tuanya. Sejak duduk di sekolah menengah, pria tampan ini telah memenangkan berbagai bisnis, mulai dari bisnis MLM (Multi Level Marketing) hingga membuka toko pakaian Jepang di WTC Mango Dua.

Semua bisnis dikapitalisasi dengan penghematan yang disimpan selama pekerjaan sampingan di warung ayam bakar. Meski memiliki bakat bisnis yang mumpuni, bukan berarti Daniel selalu sukses dan sukses. Bisnis toko pakaiannya yang bergaya Jepang harus lesu dan tidak menghasilkan keuntungan.

Tapi bukan Daniel Mananta yang dipanggil jika dia mudah menyerah. Tanpa pikir panjang, Daniel kemudian mengubah konsep tokonya untuk menjelajahi dunia musik, dan kemudian Label Hitam DAMN lahir.

Setelah menyelesaikan studinya di luar negeri, ia mencoba lagi dalam bisnis pakaian konsep Jepang dengan membuka toko di WTC Mangga Dua. Karena itu tidak berhasil, Daniel mengubah konsep bisnisnya ke dunia musik sampai DAMN Black Label lahir.

DAMN Black Label adalah toko yang membuat dan menjual kaos dan kemeja berwarna hitam dengan gambar segala sesuatu tentang dunia musik, seperti Rolling Stones dan The Beatles. Dari bisnis ini Daniel mendapat respons yang baik sehingga tokonya tumbuh dan memiliki 8 cabang.

Melihat peluang yang signifikan, Daniel mulai membahas idealisme yang ingin ia wujudkan, yaitu konsep toko yang sangat kental dengan nuansa Indonesia. Pada tanggal 25 Oktober 2008, toko berada di lantai 6 FX Plaza dengan nama DAMN I Love Indonesia.

Koleksi Produk DAMN I Love Indonesia

Pada tahun-tahun awal berdirinya, DAMN hanya memproduksi 150 T-shirt yang dijual di lapak kecil di toko milik teman Daniel Mananta. Strategi Bisnis Daniel dengan menargetkan pasar anak muda potensial melalui tagline "DAMN! I Love Indonesia."

Selain anak-anak, Daniel juga menerima produknya melalui teman-teman selebriti. Dia juga selalu mengenakan kaosnya sendiri setiap kali dia muncul di acara-acara di udara atau di udara. Setelah berjuang selama sekitar tiga tahun, Daniel akhirnya berhasil mengangkat produk DAMN! menjadi salah satu produk favorit anak muda Indonesia.

Bisnisnya berkembang pesat dengan memiliki beberapa toko di samping toko-toko di FX Plaza. Sekarang selain baju, sial! juga memproduksi berbagai produk seperti jaket, topi dan celana dengan desain dan tagline unik perusahaan.